Atasi dan Cegah Jerawat Mendem dengan 5 Cara Ini

Jerawat Mendem

Pernah mengalami jerawat yang tumbuh di bawah kulit? Jerawat semacam ini dikenal sebagai jerawat mendem. Ketika jerawat ini muncul, kulit akan terasa tidak nyaman dan nyeri.

Jerawat mendem juga dikenal sebagai jerawat nodul, yakni jenis jerawat yang tumbuh di bawah permukaan kulit karena adanya peradangan. Kemunculan jerawat ini ditandai dengan kulit yang terasa kencang, tebal, bengkak, nyeri, dan memerah. Secara visual, jerawat ini mirip dengan jerawat kistik, sehingga banyak orang mengira keduanya sama. Namun, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan dalam karakteristiknya.

Dilihat dari tampilannya, jerawat mendem dan jerawat kistik mirip karena sama-sama tumbuh di bawah permukaan kulit. Namun, ketika ditekan, jerawat kistik terasa lebih kenyal daripada jerawat mendem. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa jerawat kistik berisi nanah, sedangkan jerawat mendem merupakan jaringan kulit yang meradang akibat pori-pori yang tersumbat dan terinfeksi bakteri. Oleh karena itu, ketika ditekan, kulit yang mengalami jerawat mendem akan terasa keras dan kencang.

Berbeda dengan jerawat lainnya, jerawat ini dapat bertahan selama berminggu-minggu bahkan hingga berbulan-bulan. Oleh karena itu, jerawat mendem memerlukan penangan ekstra disertai dengan ketelatenan. Beberapa cara berikut ini dapat diaplikasikan untuk mengatasi jerawat dan mencegahnya agar tidak muncul kembali.

5 Cara Mencegah & Mengatasi Jerawat Mendem

Berjerawat

Menggunakan Produk Topikal

Langkah pertama yang paling mudah adalah mengaplikasikan obat topikal pada area kulit yang terkena jerawat. Umumnya, pengobatan topikal yang disarankan yakni menggunakan obat jerawat dengan kandungan asam salisilat, retinoid, benzoyl peroxide, dan sejenisnya.

Mengonsumsi Obat Oral

Jika jerawat yang dialami sudah cukup parah dan obat topikal tidak lagi efektif, dokter mungkin akan meresepkan obat oral untuk diminum. Obat antibiotik biasanya digunakan untuk mengatasi pertumbuhan bakteri P.acnes atau bakteri penyebab jerawat pada kulit wajah. Selain itu, obat antibiotik juga dapat mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh jerawat. Namun, penggunaan obat antibiotik harus di bawah pengawasan dokter. Konsultasikan terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

Terapi Pengobatan Lainnya

Umumnya, penggunaan obat antibiotik dibatasi hanya selama 7-10 hari, karena antibiotik tidak boleh dikonsumsi dalam jangka panjang agar bakteri tidak menjadi kebal terhadapnya. Jika seperti ini maka dokter dapat meresepkan alternatif pengobatan. Untuk wanita, pil kontrasepsi yang dapat mengontrol produksi hormon dan mengurangi jerawat nodul. Isotretinoin dengan kandungan Vitamin A juga efektif dalam mengobati jerawat yang sulit diatasi seperti jerawat mendem.

Peeling Kimia

Metode lain yang efektif untuk mengatasi jerawat mendem adalah melakukan peeling kimia di klinik kecantikan. Tentu peeling kimia harus dilakukan di bawah pengawasan dokter kulit. Treatment ini mampu menghilangkan sel-sel kulit mati yang berpotensi menyumbat pori-pori wajah. Selain itu, jika peeling dilakukan sampai ke lapisan kulit terdalam, jaringan kulit yang rusak juga dapat dihilangkan dan jerawat nodul dapat sembuh.

Terapi Laser

Meskipun membutuhkan biaya yang lebih tinggi, terapi laser dapat membantu menghilangkan jerawat nodul dengan cepat. Terapi ini menggunakan sinar dengan panjang gelombang tertentu untuk menghilangkan jaringan kulit yang rusak akibat peradangan. Selain menghilangkan jerawat, terapi laser juga dapat memudarkan bekas jerawat yang sulit dihilangkan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, dapat mengatasi jerawat mendem dengan lebih efektif. Penting untuk diingat bahwa hasilnya mungkin berbeda untuk setiap individu, dan berkonsultasilah dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi kulit.

Konsultasi gratis dapat kamu lakukan secara online bersama dengan dokter spesialis kulit berpengalaman di Metaderma. Segera hubungi call center Metaderma, sekarang!