Ragam Alternatif Vitamin C untuk Pemilik Kulit Sensitif

Alternatif Vitamin C

Vitamin C merupakan salah satu kandungan skincare yang memiliki manfaat utama mencerahkan kulit. Selain itu, Vitamin C juga dapat meningkatkan produksi kolagen serta melawan radikal bebas. Meski Vitamin C terbukti kaya manfaat, penggunaannya juga dapat mengakibatkan efek samping.

Pemilik kulit sensitif kerap kali mengalami iritasi, kemerahan, dan masalah kulit lain akibat penggunaan produk perawatan kulit atau skincare yang mengandung Vitamin C, oleh karena itu Metaderma merangkum beberapa bahan aktif alternatif pengganti Vitamin C berikut ini.

Niacinamide

Dermatolog dan Profesor Klinis Yale University, dr. Mona Gohara mengatakan bahwa Niacinamide dapat digunakan sebagai pengganti Vitamin C oleh mereka yang memiliki kulit sensitif. Kandungannya yang lebih ringan dapat berperan sebagai alternatif pengganti Vitamin C sekaligus mampu mengatasi kerusakan kulit yang diakibatkan oleh faktor lingkungan.

Selain itu, Niacinamide juga mampu mengatasi dan mencegah tanda-tanda penuaan seperti garis halus maupun kerutan. Penggunaan Niacinamide dianggap lebih aman dan cenderung tidak mengakibatkan iritasi. Sehingga, penggunaannya sangat aman bagi kulit sensitif.

Alpha Arbutin

Serupa dengan Vitamin C, Alpha Arbutin juga tergolong ke dalam zat pencerah yang efektif untuk mencerahkan kulit. Alpha Arbutin lebih aman digunakan oleh pemilik kulit sensitif karena kandungannya yang dianggap lebih lembut sehingga meminimalisir risiko iritasi. Tak hanya itu, Alpha Arbutin juga terbukti mampu memudarkan bintik flek hitam serta mengatasi warna kulit yang tidak merata.

Viniferine

Meski kandungan ini jarang ditemukan di pasaran, namun Viniferine dapat digunakan sebagai alternatif pengganti Vitamin C. Terbuat dari bahan yang diekstraksi secara eksklusif, Viniferine mampu mencerahkan kulit dengan bintik flek hitam, bekas jerawat, maupun hiperpigmentasi. Bahkan menurut para ahli, kinerja Viniferine jauh lebih efektif daripada Vitamin C.

Carotenoids

Bahan yang satu ini berasal dari senyawa tumbuhan saffron dan kunyit. Selain mencerahkan kulit dan mengurangi efek samping peradangan, Carotenoids mampu memberikan perlindungan kulit dari bahaya paparan sinar matahari.

Kandungannya yang lebih stabil dan tidak mudah teroksidasi seperti Vitamin C, membuat Carotenoid dapat bekerja sebagai bahan aktif dalam jangka waktu efektifitas lebih lama. Umur simpan Carotenoid juga jauh lebih lebih lama dibandingkan dengan Vitamin C.

Gingseng India

Memiliki fungsi yang tidak jauh berbeda dengan Vitamin C, kandungan ini dapat digunakan sebagai alternatif pengganti bagi kamu yang memiliki kulit sensitif. Gingseng india juga memberikan perlindungan lebih pada kulit dari bahaya paparan sinar matahari dan cahaya gadget. Sehingga, rutin menggunakan gingseng india diyakini mampu mengembalikan vitalitas kulit.

Perlu diperhatikan penggunaan skincare dengan kandungan niacinamide, alpha arbutin, viniferine, carotenoids, maupun gingseng india sebaiknya berdasarkan hasil konsultasi dengan dokter kulit agar penggunaannya tidak menimbulkan masalah lain.