Apa Beda Petrolleum Jelly dan Ceramide?

Ceramide

Ahli kecantikan, dr. Ika mengatakan bahwa tidak ada yang lebih baik antara petrolleum jelly dan ceramide. Sebab, keduanya merupakan pelembap dengan jenis yang berbeda.

Petrolleum jelly adalah pelembap berjenis oklusif, sedangkan ceramide adalah pelembap berjenis emolien. Selain itu, petrolleum jelly juga merupakan mineral oil yang tidak disarankan untuk digunakan pada jenis kulit yang berminyak, rentan berkomedo, dan berjerawat. Jika memaksa untuk menggunakan petrolleum jelly pada jenis kulit tersebut, kemungkinan besar dapat menjadi penyebab utama permasalahan kulit lainnya.

Istilah oklusif, emolien, dan humektan mungkin terdengar asing ditelinga, namun ketiganya merupakan komponen penting dalam moisturizer untuk merawat kulit sesuai kebutuhan kulit. Simak perbedaan dari ketiga jenis moisturizer, berikut ini.

Oklusif

Pelembap jenis ini bekerja dengan cara mengunci kelembapan kulit melalui lapisan pelindung. Fungsi lapisan pelindung adalah untuk mencegah berkurangnya kadar air dalam kulit. Tak hanya itu, pelembap oklusif juga secara efektif mencegah penguapan kadar air hingga 98 persen.

Namun, pelembap oklusif memiliki tekstur berat cenderung greasy. Ini yang menyebabkan rasa kurang nyaman ketika digunakan. Selain itu, pelembap oklusif juga berpotensi menyumbat pori-pori kulit. Sehingga pelembap jenis ini lebih sering ditemukan pada produk moisturizer khusus area siku, lutut, bibi, atau area kulit yang kering, mengelupas, bersisik, dan iritasi.

Emolien

Sebagai pelembap, emolien bekerja dengan cara mengisi celah yang terdapat dalam sel-sel kulit mati. Emolien juga memberikan efek lembut, kenyal, dan lembap pada kulit dalam jangka waktu yang pendek. Namun, beberapa emolien juga ada yang bersifat oklusif sehingga mampu untuk mempertahankan kelembapan lebih lama.

Bahan dasar pembuat pelembap emolien umumnya adalah minyak dengan konsistensi seperti krim atau lotion ringan. Sehingga sangat cocok untuk digunakan oleh pemilik kulit kering, sensitif, dan rentan mengalami iritasi. Pada produk skincare, emolien dapat diidentifikasi jika terdapat kandungan plant oil seperti jojoba dan grapeseed, serta shea butter, ceramide, squalene, lanolin, oleic acid, dan stearic acid didalamnya.

Humektan

Humektan dalam pelembap bertindak sebagai elemen yang menarik molekul-molekul air dari udara ke dalam sel-sel kulit. Tujuannya adalah untuk menjaga hidrasi dan kelembapan kulit. Karakteristik dari pelembap jenis ini adalah sifatnya yang water-based, sehingga cepat meresap, ringan, dan berbentuk gel.

Oleh karena itu, pelembap humektan cocok untuk digunakan pada mereka yang memiliki jenis kulit kombinasi dan berminyak. Untuk mendapatkan pelembap jenis ini, kamu dapat memilih produk skincare yang mengandung hyaluronic acid, gliserin, AHA (alpha hydroxy acids), aloe vera, seaweed, dan sejenisnya.