Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Jika Memiliki Komedo?

Komedo

Komedo dapat diatasi dengan perawatan kulit secara mandiri di rumah, tanpa bantuan tenaga ahli. Namun, beberapa aktivitas dan kebiasaan dapat memperburuknya. Jika dibiarkan kondisi kulit akan semakin parah dan memicu pertumbuhan jerawat.

Untuk itu, Metaderma merangkum beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika memiliki masalah kulit berkomedo di wajah.

Lakukan aktivitas berikut ini

kandungan skincare kulit berjerawat
  • Pembersihan yang lembut: Membersihkan kulit dengan lembut dapat membantu mengatasi komedo. Gunakan scrub khusus yang lembut untuk mengelupas kulit wajah. Pilih scrub yang bebas pewangi dan cocok untuk kulit sensitif.
  • Riasan dan kosmetik: Gunakan produk non-komedogenik yang tidak menyumbat pori-pori. Ini bertujuan agar pori-pori tetap bersih dan terbuka, serta mengurangi penumpukan sel kulit mati. Pilih riasan dengan label non-komedogenik.
  • Perawatan dengan resep dokter: Asam azelaic, asam salisilat, dan benzoil peroksida tersedia dalam bentuk resep dan over the counter (OTC) dapat digunakan untuk mengobati jerawat non-inflamasi. Ini adalah perawatan topikal yang dioleskan langsung ke kulit. Dokter juga dapat meresepkan obat yang mengandung vitamin A. Diantaranya yaitu tretinoin, tazarotene, dan adapalene, untuk mencegah penyumbatan folikel rambut dan mempercepat pergantian sel kulit.
  • Mengatasi kondisi kulit yang mendasari: Jika Anda memiliki masalah kulit lain seperti eksim atau rosacea, penting untuk mengobatinya terlebih dahulu sebelum mengatasi komedo. Perawatan yang berhasil untuk kondisi ini dapat menyebabkan perbaikan pada komedo.
  • Istirahat dan relaksasi: Istirahat yang cukup dan menghindari stres juga dapat membantu, karena stres dapat memicu produksi sebum. Olahraga dapat membantu mengurangi stres.
  • Pola makan: Meskipun penelitian belum mengkonfirmasi apakah mengurangi konsumsi makanan seperti kentang goreng atau cokelat dapat mengurangi jerawat, memiliki diet sehat dan seimbang dengan banyak buah dan sayuran segar bermanfaat untuk kesehatan kulit secara keseluruhan dan dapat mengurangi risiko infeksi pada lesi kulit.

Hindari kebiasaan berikut

Kandungan Skincare
  • Memencet komedo: Hindari memencet komedo, bahkan dengan alat penghilang komedo berbahan logam, karena ini dapat mengiritasi kulit dan memperburuk masalah.
  • Mandi Uap: Meskipun mandi uap telah lama direkomendasikan sebagai perawatan untuk komedo dengan anggapan bahwa dapat “membuka pori-pori”, belum ada bukti ilmiah yang membenarkan hal ini. Beberapa orang justru merasa bahwa metode ini memperburuk masalah.
  • Menggosok kulit dengan kasar: Menggosok kulit dengan kasar dapat memperburuk kondisi komedo. Menggosok secara berlebihan dapat menghilangkan sebum, sehingga kelenjar sebasea akan bekerja lebih keras untuk menggantikannya, yang pada gilirannya dapat menyebabkan penumpukan dan peradangan jerawat.
  • Penghilang komedo, strip penghilang, masker: Penggunaan produk-produk ini harus dilakukan dengan hati-hati, karena dapat mengiritasi dan merusak kulit jika digunakan secara tidak tepat.
  • Riasan dan kosmetik berbasis minyak: Hindari menggunakan riasan berbahan dasar minyak dan produk perawatan kulit yang dapat menyumbat pori-pori.

Selain itu, hindari lingkungan yang lembab, pakaian ketat, serta produk perawatan kulit yang mengandung alkohol. Sebab, hal ini dapat mengencangkan dan mengeringkan kulit.

Penting untuk diingat bahwa setiap individu memiliki respons yang berbeda terhadap pengobatan komedo, jadi konsultasikan dengan dokter spesialis perawatan kulit untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi kulit.

Konsultasi gratis secara online bersama dokter spesialis kulit berpengalaman dapat dilakukan di Metaderma. Segera hubungi call center Metaderma untuk mendapatkannya!